Search

Tahap Pertama Segera Cair, Banmod Kota Kediri 2023

Tahap Pertama Segera Cair, Banmod Kota Kediri 2023

Program Bantuan Modal Usaha (banmod) Pemerintah Kota Kediri Tahun 2023 masih dalam tahap verifikasi akhir, hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani, Selasa (27/6/2023). Foto : Dokumentasi – A Rudy Hertanto

Program yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ini memang melalui beberapa tahapan yang lumayan lama untuk memastikan penerima bantuan modal sudah tepat sasaran.

Wahyu mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa jumlah pendaftar banmod mencapai 17.080 orang selama masa pendaftaran (20 Februari – 5 Maret 2023). Setelah proses skoring berdasarkan data isian pendaftar maka diambil 11.473 pendaftar dengan skor tertinggi untuk memasuki tahap survey.

Survey lapangan dilakukan mulai tanggal 15 Maret – 31 Mei 2023. Dari hasil survey diketahui pendaftar yang memenuhi syarat sejumlah 10.204 orang.

“Pada Sabtu (10/6/2023) lalu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri melaksanakan rapat koordinasi penyusunan daftar calon sementara penerima banmod,” urainya.

Selanjutnya Wahyu menerangkan, sesuai pagu anggaran bantuan maka diambil 6.666 orang yang memiliki skor tertinggi menjadi daftar calon sementara penerima banmod tahap pertama. Sedangkan sisanya (3.538 orang) akan diusulkan menjadi daftar calon sementara penerima banmod tahap kedua.

Untuk validasi dan verifikasi akhir data calon penerima maka data 6.666 orang yang terdapat dalam daftar calon sementara penerima banmod tahap pertama dikirimkan ke kelurahan masing-masing pada tanggal 14 Juni 2023 serta dibuka aduan sampai tanggal 27 Juni 2023.

“Di tahap verifikasi akhir ini, diharapkan ada tanggapan dari kelurahan dan masyarakat terkait kebenaran identitas calon penerima, apakah mereka benar-benar warga di kelurahan tersebut atau bukan, kebenaran alamat, apakah ada yang dicurigai satu alamat dengan calon penerima lainnya atau dicurigai tidak punya usaha, apakah calon penerima masih hidup atau sudah meninggal, dan lain-lain,” bebernya.

Selama 2 pekan masa pembukaan aduan masyarakat, telah tercatat 27 aduan baik yang berasal dari media sosial (instagram dan facebook) maupun WhatsApp dan semua aduan sudah ditindaklanjuti dengan mengecek ulang kondisi calon penerima.

Dari 27 aduan tersebut terdapat 22 calon pendaftar yang dicoret/digugurkan dari daftar calon penerima dan 5 aduan sisanya tidak terbukti sehingga tetap diloloskan menjadi calon penerima banmod.

Adapun rincian calon penerima yang dicoret yaitu 2 orang memiliki usaha yang sama dengan penerima banmod tahun 2022; 2 orang meninggal dunia; 10 orang domisili sudah pindah ke luar Kota Kediri; 2 orang tidak mempunyai aktivitas usaha; 5 orang masih satu rumah dengan calon penerima lainnya dan 1 orang karena lokasi usaha berada di luar kota Kediri.

Wahyu menyebutkan, selain 22 orang tersebut, Disperdagin juga mencoret 27 calon penerima karena usianya sudah melebihi 64 tahun per 5 Maret 2023 (hari terakhir pendaftaran) sehingga total calon penerima yang digugurkan dari 6.666 daftar calon sementara penerima banmod tahap pertama adalah 49 orang.

“Selanjutnya dipilih 49 orang urutan teratas dari daftar calon penerima banmod tahap kedua (no urut 6.667 – 6.715) sebagai penggantinya sehingga jumlah calon penerima banmod tahap pertama yang diusulkan kepada Walikota Kediri tetap 6.666 orang,” pungkasnya. (Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri) (A Rudy Hertanto) (Adv)

INDEX